Operator Resort Dan Hotel Menolak Rencana Pemerintah Rhode Island Terkait Permainan Lotere

Rhode Island telah memberikan lampu hijau bagi International Game Technology atau IGT untuk mengoperasikan permainan lotere dan togel milik negara bagian Rhode Island. Perjanjian ini akan berlangsung selama 20 tahun yang dimana bernilai 1 miliar dollar AS. Perjanjian ini sendiri disebutkan mendapatkan respon negatif karena tidak adanya pihak lain yang ikut serta dalam proses penawaran untuk menentukan operator baru dari permainan lotere dan togel ini.

Twin River Worldwide Holdings yang mengoperasikan 2 resort yang terdiri dari hotel dan casino di Rhode Island telah menyatakan penolakannya terhadap rencana IGT sebagai operator bahkan perusahaan yang baru saja mengakuisisi 2 resort milik Eldorado ini menawarkan bayaran sebesar 125 juta dollar AS kepada negara bagian dalam bentuk tunai untuk mengambil alih operasi lotere dan togel tersebut. Gubernur Rhode Island Gina Raimondo sendiri sepertinya tidak bergeming dengan rencana dari Twin River dengan menyampaikan terima kasih untuk penawaran tersebut.

Permainan lotere dan togel di Rhode Island sendiri merupakan penghasil pendapatakn ketiga terbesar untuk negara bagian Rhode Island dan Raimondo sepertinya ingin perusahaan yang telah berpengalaman yang mengoperasikan lotere tersebut.

Operator Resort Dan Hotel Menolak Rencana Pemerintah Rhode Island Terkait Permainan Lotere
Operator Resort Dan Hotel Menolak Rencana Pemerintah Rhode Island Terkait Permainan Lotere

“Ini bukanlah bisnis yang sama seperti dijalankan oleh Twin River. Ini merupakan penghasil pendapatan ketiga terbesar bagin Rhode Island dan saya rasa akan sangat berisiko untuk membiarkan bisnis ini dioperasikan oleh pihak yang tidak memiliki rekam jejak dalam mengoperasikan permainan ini,” kata Raimondo.

Twin River sendiri menyampaikan argumen bahwa IGT merupakan perusahaan yang telah mengoperasikan cukup banyak permainan lotere dan togel akan tetapi perlu dicatat adalah IGT memiliki rekam jejak yang buruk mengenai masalah pendapatan sebagai salah satu perusahaan penyuplai mesin permainan. Twin River merasa bahwa Raimondo telah salah memberikan IGT kontrak tanpa menerima penawaran dari perusahaan lain. Selain itu, Twin River menganggap bahwa pembayaran 125 juta dollar per tahun merupakan bentuk keseriusan dari perusahaannya karena selain dana tersebut, mereka juga akan melakukan investasi yang tidak sedikit dalam mengembangkan platform permainan lotere dan togel, pembukaan agen-agen dan retailer melalui tulis togel serta penambahan jumlah tenaga kerja yang pastinya akan menggerakan perekonomian Rhode Island.

Sesungguhnya masih ada peluang untuk membatalkan kontrak ini yang dimana dapat dilakukan oleh pada anggota dewan di negara bagian Rhode Island. Nicholas Mattiello yang merupakan Ketua Dewan dari Parlemen Rhode Island juga menunjukan keprihatinan yang sama mengenai perjanjian ini yang dimana dirinya mengatakan bahwa Raimondo harus bisa menunjukan bahwa keputusan ini dapat selamat dari pengawasan legislatif.

Alasan mengapa Raimondo berpihak kepada IGT masih belumlah jelas terutama jika adanya alternatif lain yang dimana dapat dipertimbangkan dengan serius terutama jika tawaran yang diberikan sama atau bahkan lebih baik. Sementara itu, tentunya memikirkan campur tangan dari Washington D.C sangatlah tidak mungkin.

Raimondo pada sebuah wawancara juga mengatakan bahwa Twin River dimiliki oleh sebuah perusahaan manajemen dana akan tetapi yang perlu dilihat jelas adalah Twin River merupakan perusahaan terbuka yang dimana sahamnya dijual secara bebas sehingga tidak heran jika perusahaan manajemen dana memiliki kepemilikan di Twin River yang memiliki pendapatan dan keuntungan yang cukup baik tiap tahunnya.

Raimondo yang merupakan seorang mantan pemodal perusahaan ventura tentunya tahu hal tersebut dan menyerang Twin River atas statusnya tersebut cukuplah aneh terutama jika dirinya mengecualikan fakta bahwa IGT juga didukung oleh beberapa perusahaan manajemen dana termasuk didalamnya HG Vora Capital Management.