Penginapan Unik di Indonesia Bikin Kamu Tidak Mau Pulang

Sebagai salah satu destinasi wisata terbaik di dunia, Indonesia sudah sewajarnya memiliki berbagai hotel-hotel terbaik pula. Seperti contohnya yang paling gres adalah Nihi Sumba Island yang terletak di Sumbawa, Nusa Tenggara Timur, yang kali ini terpilih kembali sebagai hotel terbaik di dunia.

Tapi, selain menawarkan hotel terbaik kepada pengunjung domestik maupun mancanegara, ternyata di Indonesia ini banyak pula loh hotel-hotel dengan konsep dan desain yang super unik. Dikombinasikan dengan lokasinya yang strategis dan fasilitasnya yang memanjakan, keberadaan hotel-hotel ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para traveller yang tak cuma mencari penginapan yang nyaman tapi juga tak terlupakan.

1. Hotel Pacific Palace – Batam

Eits, jangan dulu mengernyikan dahi. Kapal ini tidak seperti yang kamu kira. Ini adalah sebuah hotel yang kebetulan saja berbentuk seperti sebuah kapal pesiar. Hotel bernama Pacific Palace ini berada di kota Batam dan berpangkat bintang 5. Jumlah lantainya sendiri adalah 8 lantai dengan 180 kamar.

Ruang lobi, lounge room, hingga ruang meeting dirancang semirip mungkin layaknya sebuah kapal mewah. Soal fasilitas tak usah ditanya ya, lengkap banget. Jadi, tunggu apa lagi? Cuma di Pacific Palace aja kamu bisa merasakan sensasi menginap di sebuah kapal pesiar mewah tanpa harus takut terserang mabuk laut.

2. Rumah Pohon Leo – Bogor

Bosan sama penginapan modern berlapis beton yang berada di antara sesaknya gedung perkantoran? Cobain yuk sensasi bermalam di hutan rindang ala Tarzan di Rumah Pohon Leo yang merupakan bagian dari kompleks Taman Wisata Mekersari di Cileungsi, Bogor. Di hutan ini, kamu bisa merasakan pengalaman menginap di alam yang seutuhnya.

Karena tempatnya yang lega, bisa membuat 4-5 orang, serta konsep wahana edukasi sambil bermain yang ditawarkan, Rumah Pohon Leo seringkali dijadikan pilihan bagi keluarga yang membawa anak-anak. Kendati sarat dengan konsep yang lekat dengan alam, di dalamnya tetap terdapat fasilitas lengkap layaknya sebuah hotel seperti TV, kulkas mini, shower yang suhu airnya dapat diatur panas atau dingin, hingga obat nyamuk. Namanya juga di hutan, gak jarang kalo nyamuk banyak berkeliaran.

3. The Highland Park Resort – Bogor

Hotel yang letaknya berada di Kampung Sinarwangi ini juga sangat unik dan gak kalah keren. Setiap kamar dirancang layaknya perkemahan persis seperti tenda-tenda bangsa Mongol yang terkenal gahar itu. Ada dua jenis tenda utama yang bisa kamu pilih, tipe Mongolian dan tipe Apache. Untuk paket keluarga besar, ada pula kamar tipe Barak yang bisa menampung hingga 30 orang.

Tempat ini cocok banget buat yang pengen kumpul keluarga atau reuni sama temen-temen sekolah dulu karena wahana yang ditawarkan gak setengah-setengah. Ada kolam renang ala waterpark, paintball, tempat menunggang kuda, dan tentunya kegiatan outbond macam flying fox. Jadi, kalau keluarga atau perusahaan kamu kebetulan lagi nyari tempat liburan, bisa kamu rekomendasiin ke sini.

4. Hotel pohon inn – Malang

Hotel unik selanjutnya adalah Pohon Inn yang berada di kota Malang atau tepatnya berada di kawasan Jatim Park 2. Eksterior bangunannya sedikit mengingatkan kita pada desain rumah-rumah zaman batu ala kartun Flinstone. Hotel ini juga dipenuhi dengan berbagai satwa liar. Makin berasa deh suasana hutan di pusat kota.

Hotel ini sangat direkomendasikan buat kamu yang kepengen jalan-jalan bawa anak sambil berkunjung ke tempat wisata alam di sekitarnya seperti Kebun Binatang Batu Secret dan Museum Satwa. Ada juga fasilitas paling unik yang sering dibicarain dari tempat ini, yakni Jungle FastFood. Jadi para tamu dapat menyantap hidangan mereka sembari dalam sebuah resto yang berputar mengelilingi satwa-satwa liar.

5. Mara River Safari – Gianyar, Bali

Kayaknya ada yang kurang ya kalau bahas hotel unik tapi gak nyantumin hotel yang ada di Bali. Destinasi nomor satu turis mancanegara ke Indonesia ini tercatat punya banyak sekali hotel-hotel unik. Dan yang paling unik menurut kami adalah Mara River Safari Lodge.

Keunikan konsep Sanggraloka ini memang sungguh ekstrem. Tempat ini menyatukan sebuah penginapan beserta habitat satwa ala-ala benua Afrika gitu. Hewan-hewan eksotis seperti zebra, kuda nil, hingga harimau bisa dengan mudah kamu temukan di berbagai spot yang ada di kawasan penginapan ini. Di mana lagi coba kita bisa bangun tidur, berdiri di balkon, liatin panorama indah, sambil ngasih makan hewan-hewan liar kayak di Mara River Safari ini?

Tips Seputar RedDoorz, Hotel Mewah Harga Murah

RedDoorz, great budget at great prices

Siapa di sini yang merasa dirinya seorang backpacker atau budget traveler? Sukanya nginep di dormitory hostel, guesthouse, atau hotel-hotel murah? Makin hari, penginapan murah makin banyak sih. Tapi, penginapan murah dengan fasilitas yang nyaman dan lokasi strategis, kadang masih susah ditemuin! Ada yang murah banget, tapi kamarnya nggak enak, banyak dapet review jelek dari orang-orang. Ada juga yang murah dan enak, tapi lokasinya ada di ujung peradaban manusia. Mungkin didorong oleh kondisi itulah, RedDoorz hadir di Indonesia!

 

Sekilas RedDoorz

Melihat nama dan logonya yang berwarna putih-merah, RedDoorz membawaku kepada asumsi awal bahwa jaringan hotel budget ini adalah metamorfosis dari sebuah jaringan hotel budget yang sudah ada sebelumnya. Ternyata tidak sama sekali, kokoh cici! RedDoorz adalah jaringan hotel murah asli dari Indonesia yang benar-benar baru, dari putra bangsa kita sendiri.

RedDoorz, comfortable rooms at great prices — begitu bunyi slogannya. RedDoorz merupakan jaringan akomodasi budget di Indonesia dengan standar pelayanan berkelas. Berdiri semenjak Juli 2015, RedDoorz sudah berhasil merambah 3 kota besar di Indonesia (Bali, Jakarta, Bandung) dengan 100++ properti yang tersebar.

Toiletries RedDoorz

Toiletries RedDoorz

Menjamin standar pelayanan RedDoorz Service Assurance, setiap kamar di RedDoorz dilengkapi dengan:

  • Akses wifi gratis
  • Televisi kabel
  • Linen (sprei) bersih
  • Kamar mandi higienis
  • Air mineral gratis
  • Peralatan mandi premium khas RedDoorz (sabun, shampoo, moisturizer)

Hotel-hotel RedDoorz langsung memenuhi halaman pertama kalau kamu search harga hotel termurah di Booking.com. Hal ini membuatku bertanya-tanya, “Apakah RedDoorz membangun gedung baru atau menggunakan gedung lama?” Kepala bagian Digital Marketing-nya sendiri, Mr. Puneet Singhal menjawab, RedDoorz menggunakan gedung-gedung properti lama yang kemudian di-rebrand menjadi RedDoorz. Ah, pantes sudah banyak ya..

 

Pencarian Lokasi dan Check-In

Nah, aku sendiri baru saja menginap satu malam di salah satu Hotel RedDoorz pada pekan Imlek lalu, tepatnya di Jl. Mangga Besar V no 1B, Jakarta. Dari posisi awal di kawasan UOB Plaza, aku naik Commuter Line dari Stasiun Sudirman dan turun di Stasiun Jakarta Kota.

RedDoorz Mangga Besar is easily accessible from Jakarta Kota Station

Aku sempat bolak-balik kebingungan mencari RedDoorz ini karena lokasi riil yang tak sesuai dengan Google Maps, serta warga lokal yang juga tak mengetahui keberadaan tempat ini. Di dalam peta, RedDoorz berada di mulut anak jalan. Namun kenyataannya, aku masih harus berjalan sekitar 100-200 meter ke dalam untuk dapat menemukan tempat yang dicari ini. Agak heran sih, nomor 1B memang seharusnya berada di mulut anak jalan. Pun tidak ada papan besar menonjol, hanya sebuah papan kecil di depan pos satpam.

Aku mengemukakan maksud kedatanganku kepada bapak satpam. Dia lalu memanggil seseorang dari dalam gedung, dibalas dengan longokan dari atap gedung dan permintaan untuk aku menunggu sebentar di depan. Pintu dibuka, aku pun masuk ke dalam disambut oleh seorang cici-cici dengan pakaian sehari-hari. Tanpa angpao. Tanpa kue keranjang.

Receptionist room, RedDoorz Mangga Besar

Aku dipersilakan duduk pada salah satu kursi di sebuah ruang depan minimalis, berisi empat buah kursi dan dua buah meja bundar yang ringkas. Aku duduk mengisi lembar data diri yang diberikan, sementara si empunya properti sibuk mengoperasikan sebuah aplikasi dari smartphone. Dugaanku, dia sedang mengkonfirmasi kedatanganku pada aplikasi RedDoorz, mirip seperti yang dilakukan sopir ojek online.

Aku memberikan deposit senilai Rp 300.000,00 sesuai dengan peraturan yang ada saat menginap bersama RedDoorz. Deposit akan dikembalikan saat check-out maksimal jam 12.00, sementara waktu check-in adalah pukul 14.00, tipikal hotel-hotel budget. Seorang bapak paruh baya lalu membawaku masuk ke dalam sayap gedung sebelah kiri yang dipisahkan oleh sebuah toko Indomaret dengan gedung sayap kanan ini. Kayak aku dan kamu gitu deh, dipisahkan oleh jarak dan calon mertua.

 

Fasilitas Hotel dan Kamar

Pintu gedung terbuka setelah penghuni menempelkan smart card pada penampang metal di kenop pintu. Kamarku ada di lantai 2 yang dapat diakses dengan tangga, tepat di ujung lorong. Pintu kamarnya sendiri dapat dibuka dan ditutup secara konvensional menggunakan anak kunci yang dimasukkan ke dalam lubang kunci.

Spreinya rapi, bersih, wangiii

Spreinya rapi, bersih, wangiii

Kamar diisi dengan ranjang berkapasitas 2 orang yang bersih, nyaman, dan wangiii. Fasilitas lainnya adalah AC, meja kecil di samping ranjang, TV layar datar, meja-kursi kerja, cermin, 2 botol air mineral, colokan listrik di beberapa titik, WIFI, lemari, dan penyimpanan sepatu.

Untuk toiletries, RedDoorz menyediakan body wash, shampoo, moisturizer, dan sepasang handuk. Tak ada tissue dan sandal, aku berangkat dari Bandung dengan asumsi bahwa kedua item itu sudah disediakan di RedDoorz. Untungnya di bawah ada Indomaret, jadi bisa mampir beli keperluan sehari-hari.

Interior dan fasilitas RedDoorz Mangga Besar, Jakarta

Kamarnya sendiri bersih, nyaman, dan wangi, enak buat liburan sambil kerja atau main laptop. AC berfungsi dengan baik, menyemburkan udara sejuk ke setiap sudut ruangan. TV juga menyajikan tayangan saluran televisi kabel dan nasional yang jernih, nggak bakal bosen di kamar deh! Lemarinya besar, memiliki banyak ruang untuk menyimpan barang bawaan seperti ransel utama, tas kecil, baju-baju kotor, dan alas kaki.

Dari sini, aku memahami bahwa konsep RedDoorz ini sedikit unik dari konsep hotel-hotel yang lain. RedDoorz lebih mirip seperti AirBnB, menginap di warga lokal seperti Couchsurfing namun berbayar karena kamar dikelola professional. Bedanya, di sini ada kesamaan brand dan standardisasi akomodasi yang berupa 6 hal di atas. Jadi, setiap pemilik properti dapat mendaftarkan propertinya menjadi Hotel RedDoorz. Makanya, RedDoorz lebih memilih kata “akomodasi” untuk mendeskripsikan dirinya, bukan “hotel”.

Shower RedDoorz Mangga Besar, Jakarta

Nah, maka mungkin saja ada beberapa hal yang berbeda dari Hotel RedDoorz yang satu dengan yang lainnya. Ada RedDoorz yang menempati hotel, guesthouse, apartemen, atau kost premium seperti RedDoorz Mangga Besar ini. Eh, kalau kamu punya juga punya pengalaman menginap di RedDoorz, boleh ya share ceritanya.

 

Proses Check-Out dan Kesimpulan

Proses check-out dilayani oleh cici-cici yang kemarin juga menerima kedatanganku. Setelah kondisi kamar dipastikan oke, aku menerima kembali uang Rp 300.000,00 yang semula dititipkan sebagai deposit.

Cable TV - RedDoorz Mangga Besar, Jakarta

Dari segi harga, RedDoorz oke banget! Dengan harga yang sama untuk hotel di Jakarta saat akhir pekan panjang, paling-paling cuma dapet hotel esek-esek di kawasan Mangga Besar, hihihi. Ada yang sama murahnya, tapi lokasi jauh dari pusat kota dan konsentrasi titik wisata Jakarta. Saat itu, rate-nya adalah Rp 200.000 – Rp 250.000, namun akan lebih murah saat memasuki hari biasa.

Waktu check-in dan check-out persis seperti hotel budget yang lain, jadi nggak masalah. Lokasinya strategis banget! Hanya berjarak sekitar 1.5 kilometer dari Stasiun Jakarta Kota, dapat dicapai dengan TransJakarta dan turun di halte Mangga Besar lalu dilanjutkan dengan sedikit berjalan kaki. Ada juga jalur angkot yang lewat persis di depan hotel, tapi maaf aku nggak hafal angkot jurusan apa, hihihi. Kebersihan dan kenyamanan juga oke banget, aku suka wangi spreinya…

A kitchen at the corner

Pemesanan kamar dapat dilakukan melalui web-web reservasi hotel, tapi lebih baik melalui web RedDoorz langsung di www.reddoorz.com atau di mobile site m.reddoorz.com, siapa tahu pas ada promo! Di web reservasi hotel, selain pembayaran melalui kartu kredit dan ATM seperti yang sudah jamak di hotel serupa, bisa juga dilakukan di minimarket. Makin mudah sesuai situasi kita deh!

Hotel yang Dikenal Angker, Padahal Mewah Banget di Indonesia

Biasanya saat memilih hotel untuk menginap, kenyamanan menjadi pertimbangan paling penting setelah harganya. Kenyamanan bisa dilihat dari beberapa hal, mulai dari kualitas pelayanan, kelengkapan fasilitas, hingga minimnya gangguan ekternal seperti kebisingan.

Hotel di bawah ini dikenal angker dan sarat dengan  kejadian mistis, meski pun termasuk hotel berbintang dengan kualitas terbaik.

1. Hotel Indonesia, Jakarta

7 Hotel di Indonesia yang Dikenal Angker, Padahal Mewah Banget

Hotel mewah di ibu kota juga tak luput dari kisah mistis, salah satunya adalah Hotel Indonesia. Menurut kabar yang beredar, lantai 4 hotel ini menjadi pusat tinggal para penghuni tak kasat mata. Pengunjung mengaku kerap melihat sosok wanita cantik dengan gaun berwarna putih muncul di lorong depan lift.

Meski menyimpan kisah mistis, tetapi Hotel Indonesia tak pernah sepi pengunjung. Letaknya yang strategis yakni di kawasan Bundaran HI menjadi alasan utama hotel ini selalu menjadi favorit. Apalagi sarat sejarah dan fasilitasnya yang luar biasa wah.

2. Grand Aquila Hotel, Bandung

7 Hotel di Indonesia yang Dikenal Angker, Padahal Mewah Banget

Hotel mewah di Bandung, Jawa Barat, ini juga terkenal dengan cerita seramnya. Sejumlah tamu yang pernah menginap di sini mengatakan pernah “digoda” makhluk halus. Mulai dari suara ketukan pintu tengah malam, suara aneh di jendela, hingga kran air yang tiba-tiba terbuka. Tak jarang mereka menampakkan wujud saat pengunjung melewati lorong lobi hotel menuju kamar.

3. Hotel Niagara, Malang, Jawa Timur

7 Hotel di Indonesia yang Dikenal Angker, Padahal Mewah Banget

Hotel Niagara seolah menjadi ikon hotel angker di Kota Malang, bahkan Jawa Timur. Bangunan hotel  yang berdiri sejak 1918 ini masih memiliki interior bergaya lawas yang sangat kental.

Sudah banyak kisah misteri yang beredar dari pengalaman para pengunjung yang menginap di sana. Mulai dari penampakan hantu noni Belanda di koridor, suara wanita tertawa di kamar mandi, pintu lift tua yang tiba-tiba terbuka padahal sudah tak lagi beroperasi, dan lain sebagainya.

4. Hotel Inna Samudera, Sukabumi

7 Hotel di Indonesia yang Dikenal Angker, Padahal Mewah Banget

Cerita mistis tentang kamar 308 di Hotel Inna Samudera mungkin sudah familiar terdengar di telinga kita. Kamar tersebut khusus disiapkan sebagai tempat peristirahatan Nyai Roro Kidul, sehingga tak dibuka untuk umum.

Interior kamar terlihat didominasi warna hijau yang dipercaya sebagai warna kesukaan Nyai Roro Kidul. Mulai dari wallpaper, tempat tidur, termasuk hiasan dan ornamen kamar pun berwarna hijau. Di tengahnya terdapat lukisan berukuran raksasa sosok Nyai Roro Kidul.

5. Hotel Axana, Padang

7 Hotel di Indonesia yang Dikenal Angker, Padahal Mewah Banget

Dulunya, Hotel Axana bernama Hotel Ambacang sebelum diterpa gempa berkekuatan 7,3 SR pada 2009. Gempa dahsyat tersebut meruntuhkan hampir seluruh bagian gedung dan memakan banyak korban jiwa. Hotel yang terletak di jantung Kota Padang ini telah kembali dibangun sebagai Hotel Axana. Namun, kisah mistis akibat kejadian tersebut masih menyelimuti.

Konon, banyak pengendara dan juga tukang ojek yang melihat hantu dengan badan hancur mau pun mendengar jeritan minta tolong. Sebagian percaya bahwa hal ini disebabkan oleh arwah dari korban gempa 2009 lalu.

6. Grand Kanaya Hotel, Medan

7 Hotel di Indonesia yang Dikenal Angker, Padahal Mewah Banget

Hotel yang bertempat di Jalan Darussalam, Kota Medan ini pernah geger akibat kejadian bunuh diri pada 2015 lalu. Seorang mantan model diketahui lompat dari lantai enam, tepatnya kamar nomor 603.  Setelah kejadian itu, kamar tersebut dan beberapa kamar di sebelahnya ditutup untuk kalangan umum, karena dianggap penuh dengan energi negatif.

7. Hotel Majapahit

7 Hotel di Indonesia yang Dikenal Angker, Padahal Mewah Banget

Dulunya bernama Hotel Yamato. Hotel bergaya vintage ini merupakan salah satu tempat bersejarah, karena di sinilah arek-arek  Surabaya berusaha memperjuangkan kemerdekaan. Mereka merobek bendera Belanda hingga menjadi bendera merah putih dan mengibarkannya di puncak hotel.

Sampai sekarang, eksistensinya masih sangat hits. Bahkan, sebagian besar tamunya merupakan ekspatriat. Selain sarat akan cerita sejarah, hotel yang berubah nama menjadi Hotel Majapahit itu juga dipenuhi cerita mistis. Di antaranya penampakan wanita dengan gaun khas bangsawan Belanda, hingga suara tangisan tersedu-sedu di tengah malam.